Beli Rumah Yang Sudah Jadi Atau Membangun Sendiri?

Memang jika kita berbicara ingin memiliki sebuah rumah yang bagus dan sesuai kriteria tidak sedikit biayanya. Ada pilihan untuk memiliki rumah, yaitu membangun sendiri mulai dari 0 dan membeli rumah yang sudah jadi atau biasa kita jumpai diperumahan atau membeli rumah second siap pakai.

Kita kembalikan lagi ke finansial diri sendiri, kiranya mampunya yang mana, antara membangun sendiri atau beli rumah yang sudah jadi. Mengingat dana yang kita perlukan banyak, ada banyak sekali penyedia pinjaman uang guna untuk membantu kita memiliki rumah idaman.

Tips Membeli Rumah

1. Membeli Rumah Sudah Jadi

Membeli rumah sudah jadi? Keuntungan membeli rumah yang sudah jadi adalah kita tidak akan dibikin pusing dengan anggaran pembelanjaan bahan material, tukang dan ongkos lainnya yang tentunya bikin kita pusing. Terlebih kita tidak memerlukan mempunyai lahan sendiri. Gimana simple kan?

Sebelum anda membeli rumah yang sudah jadi, ikuti panduan seperti berikut :

  • Cek lokasi tempat rumah berada : Kenapa cek lokasi dulu? Ada banyak hal yang bisa kita evaluasi, contohnya cek kadar tanah karena sekarang ini ada banyak tanah buatan, yaitu sebuah tanah yang bukan asli tanah berdiri mungkin dulunya tanah tersebut tidak rata atau bekas tanah longsor dll. Ya kalau bisa tanah yang terdapat rumah mempunyai kekuatan yang asli dari alam, bukan buatan.
  • Cek bahan bangunan yang dipakai : Hal pertama yang anda harus lakukan adalah coba ketuk katuk pagarnya dan kalau bisa anda congkel pakai benda keras untuk menegtahui isi material yang ada. Cara ini sangat penting ya, karena jaman sekarang banyak sekali pemborong sebuah rumah yang asal kejar target bangunan berdiri, sehingga tidak mengutamakan kualitas.
  • Pastikan surat tanah atas nama lengkap : Terakhir adalah cek bahwa rumah tesebut atas nama si penjual atau tidak, dan jangan sampai ketika anda beli surat tanahnya sedang ada tanggungan seperti contohnya sebagai jaminan sebuah angsuran. Jika sudah dipastikan keaslian surat suratnya, mintalah menjadi atas nama pemilik kita.

2. Membangun Rumah Mulai Dari Nol

Memiliki rumah baik itu membeli sudah jadi atau membangun dari nol merupakan sebuah pilihan ya tergantung kebutuhan saja. Keutungan membangun rumah sendiri mulai dari nol adalah kita akan tau persis proses pembangunan itu berlangsung, sehingga akan lebih puas dan maksimal. Namun pastikan anda sudah memiliki lahan sendiri.

Membangun rumah sendiri anda akan sedikit menyiapkan dana lebih ya, kalau bisa lebih dari anggatan biaya estimasi dari si tukang bangunan. Contoh : Estimasi membangun rumah yang sesuai anda inginkan membutukan budged 100 juta, alangkah baiknya anda siapkan lebih dari 100 juta dan kalau bisa siapkan dana 12o jutaan, karena yang namanya pembangunan terkadang meleset dari estimasi.

Dilansir dari situs infohargamaterial.com, bahwa pembangunan sebuah rumah ada banyak sekali yang perlu anda belanjakan seperti contohnya mulai dari pasir, semen, kusen kayu, genteng, keramik, rangka besi baja, dan masih banyak lainnya.

Namun dari bahan baku tersebut yang paling utama adalah rangka besi baja, dimana bahan tersebut merupakan salah satu pondasi rangka sebuah bangunan terpenting. Memang tidak murah, harga baja ringan ini sangat bervariatif, anda bisa membelinya secara borongan atau bisa membelinya secara satuan yang kemudian anda perlu tukang khusus untuk pengaplikasiannya.

Variasi Gaya Pagar Rumah

Kadang rumput tetangga jauh lebih hijau dari kita, begitu pula dengan pagar rumah. Kadang pagar rumah tetangga jauh lebih cantik dari rumah kita.

Letak permasalahannya dimana?

Ternyata, masalahnya ada di variasi gaya pagar rumah yang bisa Anda terapkan. Tak hanya minimalis tetapi juga banyak variasi gaya lain yang bisa Anda contoh.

Misalnya, klasik, rustic, dan banyak lagi. Inilah yang akan kita bahas di bawah.

O iya, referensi kami menulis artikel ini, yakni didekor sebagai situs referensi desain rumah terkini.

Pagar adalah salah satu komponen penting di rumah yang harus di perhatikan juga dengan baik. Apalagi mengingat pagar merupakan bagian pertama rumah yang terlihat dari luar.

Mengingat akan hal tersebut, dalam membangun pagar Anda perlu memperhatikan desain dan konsepnya sebaik mungkin, sehingga hasilnya pun maksimal dan sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

Saat ini pagar sudah memiliki banyak sekali gaya, dan tidak hanya berhenti pada model yang itu-itu saja. Ada banyak tema pula untuk penggunaan pagar yang bisa di sesuaikan dengan konsep rumah Anda.

Nah, jika memang sedang mencari konsep untuk pagar Anda sekaligus desiannya, jangan khawatir karena di sini adalah tempat yang tepat. Dan berikut ini adalah ulasan lebih lanjutnya.

5 Variasi Gaya Pagar Rumah sebagai Referensi

Sebagaimana di sebutkan di atas, sudah ada banyak sekali jenis pagar yang bisa di gunakan dan di terapkan. Baik untuk pagar rumah atau pagar bangunan tertentu sesuai konsep yang di pilih.

Lalu, apa saja gaya pagar yang cukup banyak di minati masyarakat saat ini?

Untuk menjawabnya, silahkan Anda lihat dalam daftar berikut ini.

Gaya klasik

Pagar pertama yang di era modern ini cukup terkenal adalah pagar dengan gaya klasik. Dalam hal ini pagar tersebut tentu sangat recommended pula untuk Anda terapkan di rumah.

Apalagi jika saat ini rumah sudah di bangun dengan penuh nuansa klasik. Jadi, jika memang Anda penggemar desain klasik, tentu sangat menarik menjadikannya pilihan terbaik.

Pagar bergaya klasik ini di desain dengan konsep penuh nuansa era 90 an. Jadi, mungkin memang tidak sesimpel desain-desain terbaru yang muncul saat ini.

Lalu, kalau untuk pilihan warnanya, tentu saja adalah warna yang cukup gelap dan identik dengan warna klasik yang di padukan dengan warna senada lainnya. Namun, untuk bahannya bisa apa saja sesuai pilihan.

Gaya minimalis

Pagar minimalis saat ini juga tidak kalah menarik untuk di terapkan karena pagar ini memiliki kesan desain yang sangat modern. Desain minimalis pun sejauh ini banyak di gemari di rumah-rumah yang mungkin sudah banyak Anda temui.

Dengan begitu, tentu saja model pagar minimalis saat ini juga sudah tidak asing lagi.

Kalau untuk bentuknya, namanya juga pagar minimalis tentu saja cukup simpel dan tidak banyak corak maupun sejenisnya.

Pagar minimalis ini bisa hadir dengan beragam warna. Namun, pada umumnya tidak menggunakan terlalu banyak perpadun warna.

Namun, jika ingin kesan minimalisnya lebih dapat, maka bisa menggunakan pagar minimalis dengan warna putih dan kombinasinya.

Model sederhana

Kalau Anda tipe orang yang tidak suka hal-hal ribet, termasuk untuk desain pagar, maka bisa menerapkan pagar dengan gaya sederhana sehingga hasilnya pun tampak lebih simpel.

Pagar sederhana ini tidak menggunakan desain yang ribet dan di bangun apa adanya, namun tetap tampak menarik di era modern dan kekinian.

Namun, tentu tidak cocok untuk rumah yang mewah.

Gaya natural

Masih ada lagi yang tidak kalah menarik, yakni pagar dengan gaya natural. Pagar ini lebih lekat kesannya dengan nuansa alamiah.

Biasanya, pengguna pagar natural adalah mereka yang sangat dekat dengan alam. Pada umumnya, pagar dengan konsep natural ini di beri kombinasi tumbuhan hijau dan bunga-bunga di sekelilingnya.

Meski tampak alami, namun keindahannya pun tinggi.

Gaya rustic

Gaya yang tidak kalah banyak di minati adalah gaya rustic yang akan menghadirkan kesan lebih klasik lagi di rumah Anda. Dan tentu saja ini juga unik.

Pagar dengan gaya rustic, tentu saja lebih banyak menggunakan warna yang alami juga seperti warna coklat.

Demikian pula dengan material pendukungnya, juga lebih banyak menggunakan kayu.

Dari beberapa macam gaya pagar yang bisa Anda terapkan diatas, pilihan terbaiknya tetap sesuai dengan selera dan keinginan. Bisa memilih yang klasik atau rustic sehingga tampak unik. Bisa juga menjatuhkan pilihan pada yang modern, sederhana atau natural sehingga lebih simpel dan modern.